Header Ads Widget

Responsive Advertisement

VISIBLEMI - Seperti banyak yang diberitakan di berbagai media baik itu online ataupun offline mengenai vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah. Selain karena anjuran dari pemerintah, ternyata banyak sekali orang yang mulai peduli akan kesehatannya. Tidak hanya itu, perkembangan dan mobilitas juga menjadi faktor penting bagi beberapa orang untuk mendapatkan vaksin, baik itu vaksin pertema, kedua, bahkan ketiga atau biasa kita sebut dengan vaksin booster

Dibalik tingkat awareness masyarakat yang tinggi, ternyata maish ada beberapa kelompok orang yang tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah mengenai vaksin. Sebut saja Kokom, perempuan penjaga warung kopi yang setiap hari mendengar berbagai konspirasi dari milai Covid-19 hingga vaksinasi

Karena terlalu sering mendengar obrolan dari orang-orang yang nongkrong di warungnya. Lama-lama Kokom mulai percaya kalau Covid-19 ini adalah sebuah konspirasi Elite Global yang isinya adalah golongan 1% dari 1% umat manusia yang ada di bumi

Ketika kami menemuinya di warung tempat biasa Ia jualan, Kokom menyebutkan kalau Corona ini sudah diatur sedemikian rupa sehingga bisa menjadi pandemi yang melanda seluruh dunia

“Lama-lama saya jadi percaya kalau Corona ini konspirasi Elite Global” kata Kokom

Kokom juga mengungkapkan jika keluarganya sudah di himbau agar tidak melakukan vaksin. Karena Ia takut terjadi apa-apa dengan anggota keluarganya

Selain karena takut Corona ini sebuah konspirasi, Kokom juga menyebut terlalu banyak pilihan vaksin yang tersedia. Sehingga Ia kebingungan memilih vaksin mana yang harus Ia pilih ketika di paksa untuk di vaksin oleh anaknya

“Ada banyak banget pilihannya, saya bingung harus pilih yang mana. Dari namanya gak ada yang saya suka. Saya lebih suka di vaksin sama suami saya” kata Kokom

Setelah Kokom menjawab seperti itu kami tidak melanjutkan wawancara kami tentang vaksin dari pemerintah. Kami melanjutkan ngobrol saja tentang kehidupan rumah tangga Kokom (*/Fika)