Header Ads Widget

Responsive Advertisement

VISIBLEMI - Kamu pasti udah gak asing lagi dengan yang namanya portfolio. Terkesan sepele namun ini bisa menjadi sangat penting bagi sebagian orang, salah satunya desainer. Bagi kamu para desainer pasti gak asing lagi kalo yang ditunjukkan pada klien adalah portfolio sebagai pencapaian atau annual report selama bekerja

Karena di rasa penting, makanya Mbak Fika bakal kasih wejangan buat kamu yang pengen bikin portfolio simpel namun berkesan, simal nih penjelasannya: 

Pilih yang paling memuaskan

Meskipun banyak pekerjaan yang kamu lakukan, tapi gak sembarangan dalam memilih bahan sebagai portfolio. Pilihlah hasil-hasil terbaik yang memang memuaskan bagimu dan juga klien kamu sebelumnya. Karena ini akan berdampak untuk kedepannya, jika kamu merasa puas dengan hasil yang dikerjakan maka kesan yang ditampilkan pada portfolio juga akan terlihat lebih keren dan memberikan kesan yang sama pada calon klien

Namun harus dipastikan sebelumnya kalo project yang kamu kerjakan memang dibolehkan untuk di pajang pada portfolio. Ada beberapa klien yang keberatan jika hasil kerja kamu dimasukan ke dalam portfolio 

Karya dengan ulasan yang baik 

Kumpulkan karya kamu dengan ulasan yang baik atau jika ada di sosial media, kamu bisa berikan linknya. Kalo klien lupa memberikannya, kamu bisa meminta secara sopan agar menambah nilai plus dan meningkatkan tingkat kepercayaan orang lain terhadap kemampuanmu. Hal ini tetap dapat membantu kamu meningkatkan narasi kredibilitas untuk calon klien ataupun perusahaan yang akan memperkerjakanmu selanjutnya 

Make it simple 

Pastikan kamu membuatnya dengan sederhana dan nyaman untuk di lihat berlama-lama. Apalagi dalam menunjukkannya secara online. Buatlah portfolio yang bisa dilihat dalam satu halaman atau web. Jadi gak perlu berpindah-pindah ke halaman lain, agar orang lain dapat dengan mudah melihat konteks pekerjaanmu. Jika memang banyak, kamu bisa membaginya menjadi beberapa kategori agar lebih memudahkan calon klien untuk melihatnya 

Jangan masukkan yang sudah lama 

Jangan memasukan portfolio yang sudah terlalu lama atau sudah berumur lebih dari 3 tahun. Karena biasanya, portfolio tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kemampuanmu saat ini dan sudah tidak relevan dengan keadaan tren, teknik, dan teknologi yang sedang berjalan di masa kini. Sesuaikan dengan kebutuhan dan terus update portfolio agar calon klien bisa melihat jika kamu bisa beradaptasi dengan tren yang sedang berkembang di masa sekarang 

Deskripsi tentang hasil kerja 

Portfolio memang cara untuk menunjukkan kemampuan kamu pada suatu bidang, namun bagaimana cara kamu menceritakan dan membangun branding produk akan menambah nilai bagus dalam membuat calon klien atau pewawancara untuk memutuskan apakah akan bekerja denganmu atau tidak 

Tunjukkan partisipasi 

Menuliskan peran dan tugasmu bergabung dalam sebuah komunitas sukarelawan tertentu dapat menunjukkan kalo kamu juga orang yang aktif. Terutama bila komunitas itu merupakan komunitas minat yang memiliki kesamaan dengan keahlian yang kamu miliki, tentunya ini menjadi nilai tambah bagimu di hadapan perekrut 

Hasil karya original 

Misalkan kamu terlibat dalam pembuatan sebuah video, kamu harus tulis apa peran kamu dalam pembuatan video yang kamu masukan. Begitu pula dengan karya lainnya. Wajib banget kalo apa yang kamu masukan ke dalam portfolio adalah hasil karya kamu sendiri dan bisa dipertanggungjawabkan

Gimana? Sekarang udah tau kan. Kalo kamu ngerasa masih ada yang kurang pada portfolio yang udah kamu bikin, coba tambahnin. Bikin klien atau perusahaan betah berlama-lama melihat portfolio kamu. Kalo perlu, kamu kasih jampe-jampe pas lagi bikin portfolio (*/Fika)