Header Ads Widget

Responsive Advertisement

VISIBLEMI - Tahukah kamu, biasanya ada orang yang kalau dibecandain ngebalesnya dengan ungkapan 'dewasa dong, masih aja kaya bocah' Pernah gak sih kamu kepikiran bagaimana sesorang bisa memiliki sifat yang dewasa? Ini saatnya kamu tahu tahap-tahap pendewasaan

Simak nih penjelasannya:

Diri impulsif

Periode bayi atau balita: Pada masa ini kita semua tahu kalau masih bayi tidak punya kontrol sama sekali alias impuls. Kita dan kebutuhan-kebutuhan kita adalah hal yang sama. Menangis ketika lapar, ngantuk, buang air, dan lain sebagainya

Diri instrumental

Periode anak-anak atau remaja: Pada tahap ini kesadaran mulai berkembang tapi masih kembar siam dengan kebutuhan. Kita bisa memikirkan apa yang kita butuhkan dan mencari cara mendapatkan dari orang lain

Diri tersosialosasi (socialized mind)

Periode dewasa muda: Tahap ini bisa dibilang tahap pencarian jadi diri. Mencari jadi diri dari orang terdekat seperti keluarga, teman, komunitas, dan lain sebagainya

Mayoritas orang dewasa berhasil di tahap ini. Gejala: Mewarisi pemikiran, kepercayaan, moral dari sumber eksternal; merasa bertanggung jawab atas persepsi orang lain terhadap kita; butuh validasi untuk sense of self; bingung ketika disuruh memutuskan sendiri

Diri penggubah

Diperkirakan satu dari tiga orang dewasa 'lulus' ke tahap ini. Tahap dimana kita memiliki perspektif dan tujuan yang berbeda-beda pada setiap insan

Mereka berani mempertanyakan, membela, menarik boundaris-menemukan 'suara' dan cara sendiri untuk memahami dunia sekitar. Punya self-awareness dan tanggung jawab akan inner states and emotions mereka

Diri transformasi

Pada tahap ini kita bisa leluasa menyanggah bukan hanya pihak eksternal tapi juga diri sendiri. Kita tidak dipenjara oleh label atau identitas dan bisa melihat komplesitas kehidupan

Kita bisa mewadahi beberapa pemikiran atau ideologi pada saat bersamaan

Seperti yang dikatakan oleh Dr. Robert Kegan, seorang ahli Ilmu Psikologi dari Harvard University "Menjadi dewasa bukanlah tentang mengetahui lebih banyak (menambah isi wawasan), tapi justru cara kita memahami dunia (mengubah bentuk dari wadah itu sendiri). Karena ini juga untuk saya 'intelligence' manusia adalah tentang kesadaran atau wadahnya"

Kesimpulannya: Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Jadi kalo masih ada teman kamu yang bilang 'dewasa dong, masih aja kaya bocah' Langsung aja tampol mukanya pake sendal swillow (*/vxfkazz)